Mantan pembalap F1, Riccardo Patrese, memiliki alasan kuat dibalik performa standar yang ditunjukkan Michael Schumacher. Menurut Patrese, kemungkinan besar itu dikarenakan mobil yang dipakai Schumacher bukan yang terbaik.
Schumacher adalah juara dunia F1GP tujuh kali. Jumlah gelar juara itu menunjukkan seberapa hebatnya pria asal Jerman itu dalam membalap, dan semua itu cukup membuatnya menjadi legenda hidup F1. Kini setelah memutuskan kembali dari pensiun, Schumacher gagal mengulangi performa hebatnya, dan Patrese memiliki alasannya.
“Michael membuktikan dirinya melawan para pembalap terbaik ketika dia memulai Formula Satu jadi dia bila dirinya tidak bisa menghadapi para pembalap terbaik di masa sekarang, mungkin itu karena dia tidak memiliki mobil terbaik," ujar Patrese, disitat dari
PlanetF1, Rabu (29/2/2012).
Patrese juga menyadari adanya perbedaan besar dalam sosok Schumacher di masa lalu dan di masa sekarang. “Tetapi, di masa lalu tanpa mobil yang baik dia masih mampu membuat perbedaan, namun kini dia tidak bisa membuat perbedaan,” tambahnya.
Patrese memang benar, karena Schumacher menjadi juara di tahun 1994 dan 1995 dengan menggunakan mobil balap dari tim Benetton. Patrese yang sempat membalap melawan sosok yang akrab disapa Schumi itu merasa ada perbedaan dalam performa Schumacher di masa lalu dan masa kini.
“Bila dia memiliki mobil terbaik sekarang, dia masih bisa meraih kemenangan, namun di masa lalu, bahkan tanpa mobil terbaik, dia bisa menang,” tandasnya.